Usai Koordinasi Dengan Pusat, Pemprov Kalbar Tegaskan Tetap Pekerjakan Tendik Non ASN

JAKARTA – Seperti kita ketahui bersama pada hari Kamis, 6 Maret 2025 Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. menerima ratusan Guru Non ASN dan Tenaga Pendidik di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat yang melakukan audiensi guna meminta kebijakan Orang Nomor Satu di Kalimantan Barat agar mereka tidak dirumahkan (Diberhentikan).

Sebagai tindak lanjut maka dari itu Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H mengambil langkah Diskresi guna memberikan kepastian hukum terhadap kebijakan pembayaran Gaji (Upah) Guru Non ASN dan Tenaga Pendidik di Kalimantan Barat.

Dengan mengambil langkah cepat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat guna mencari solusi jangka panjang terkait status Guru Non ASN dan Tenaga Pendidik kurang lebih sebanyak 3000 orang.

Menindaklanjuti kebijakan diskresi Gubernur Kalimantan Barat guna memastikan keberlanjutan Tenaga non ASN dan tenaga pendidik sebanyak 3000 orang di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si dengan didampingi beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melakukan audiensi kepada Pemerintah Pusat baik Eksekutif dan Legislatif di Jakarta.

Pada tanggal 10 Maret 2025 Wagub Kalbar Krisantus dan Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melakukan audiensi bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah (Ditjen Bina Keuda), Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si dan dihari berikutnya tanggal 11 Maret 2025 melaksanakan audiensi bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Temu Ismail, S.Pd., M.Si. selanjutnya pada hari Kamis 11 Maret 2025 melakukan audiensi bersama Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dan jajaran.

Dari hasil audiensi yang telah dilakukan, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si mengatakan bahwa dsri hasil pertwmuannya selama 3 hari tersebut, bahwa ada aturan Pemerintah Pusat yang kontradiktif dan perlu dipertegas kembali.

“Kami dari Pemprov Kalbar, Disdikbud, Kepala BKD, Inspektorat 3 hari ini melakukan konsultasi dan koordinasi terkait dengan UU nomor 20 tahun 2023 dimana batas akhirnya per Desember 2024, tidak boleh mengangkat lagi tenaga honor / Non-ASN. Hal ini tentunya bertentangan dengan Permendikbud nomor 23 tahun 2022 yang mana memperbolehkan membayar dari dana BOS. Oleh karenanya kami pemprov kalbar melakukan koordinasi ke Kemendagri, Kemendikdas, dan Komisi X DPR RI”, ucap Krisantus.

Menurutnya, lngkah ini diambil, agar tidak terjadi multitafsir yang mengakibatkan kebijakan yang dianggap sebagai kerugian negara.

“Untuk mendapatkan kepastian hukum sehingga tak menjadi multi tafsir dalam membayarkan honor tenaga kontrak non asn. Karena tentu jika kita tak melakukan penggajian dan koordinasi yang efektif, kita khawatir dalam pemeriksaan keuangan daerah dapat menjadi temuan, sehingga kami memerlukan 1 kepastian hukum dari pempus yang inkrah yang dapat kami laksanakan daerah, dalam rangka membangun provinsi di seluruh indonesia ini”, tambahnya.

Oleh karenanya, merunut pada hasil pertemuan tersebut Mantan Anggota DPR RI ini menegaskan bahwa Pemprov Kalbar tetap akan mempekerjakan Tendik Non ASN yang sebelumnya terancam dirumahkan.

“Jadi tenaga pendidik honorer dan asn secara khusus di provinsi kalbar, akan tetap dipekerjakan seperti biasa dan digaji dengan menggunakan dana BOS, sehingga proses pendidikan tetap berjalan normal. Jadi jangan ragu dan galau. Tetap berjalan sesuai dengan proses belajar mengajar selama ini”, tegas Krisantus.

Di tempat yang sama Kadis Dikbud Provinsi Kalbar Rita Hastarita menyebutkan bahwa akan tetap terus memonitor perkembangan terkini terkait regulasi yang akan diterapkan oleh pemerintah pusat kedepannya.

“Hasil koordinasi selama 3 hari, baik ke Kemendagri, Kemendikdas, dan Komisi X DPR RI kita
diperbolehkan membayar sesuai anggaran dari Dana BOS.. namun untuk pengangkatan sampai dengan Desember 2024. Namun dari kemendagri kemendikdasmen, akan dilakukan rapat antar kementerian. Jadi tetap akan dipekerjakan dan bisa dibayarkan sampai kita tunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat,” singkat Rita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam