SEPAUK — Anggota Koramil 1205-06/Sepauk bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Kecamatan Sepauk.
Dalam upaya penanganan tersebut, personel di lapangan melakukan pemadaman dan pengendalian titik api guna mencegah api meluas ke area lainnya. Kondisi medan dan kepulan asap yang cukup tebal menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman.

Danramil 1205-06/Sepauk, Peltu Yohanes, S.H., menegaskan bahwa pihaknya bersama Forkopimcam akan terus bersinergi dalam melakukan pencegahan dan penanganan Karhutla.
“Kami bersama Forkopimcam akan terus bergerak cepat di lapangan untuk mencegah api meluas. Penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat. Kami mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya dapat membahayakan lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Peltu Yohanes, S.H.
Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, aparat terkait dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya pada musim kemarau ketika kondisi lahan mudah terbakar.
Peltu Yohanes juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Pencegahan lebih baik daripada kita terlambat bertindak. Mari bersama-sama menjaga hutan dan lahan agar tetap aman. Dengan kepedulian dan kerja sama semua pihak, Karhutla dapat kita cegah dan tangani sejak dini,” tegasnya.
Kegiatan penanganan Karhutla tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan kesiapsiagaan aparat di wilayah dalam menjaga keamanan, keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di Kecamatan Sepauk.











