SINTANG – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI MERAH PUTIH) Kabupaten Sintang menyoroti terkait kelangkaan bahan material bangunan, pasir dan batu di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC APDESI Kabupaten Sintang Kepada Wartawan, Minggu 19 Oktober 2025.
Dede Hendranus mengatakan pihaknya meminta kepada Pemerintah Daerah, untuk segera mencari solusi terkait kelangkaan Batu dan Pasir (Pasir Merah) di Kabupaten Sintang saat ini.
Dede mengatakan dengan terjadinya kelangkaan material bangunan Batu dan Pasir ini sangat berdampak kepada pembangunan di daerah, tertutama di perdesaan. Oleh sebab itu, pihaknya sangat berharap Pemerintah Daerah segera mengambil tindakan, serta mendukung para pengusaha tambang pasir dalam proses perizinan di tingkat Provinsi.
Dirinya juga meminta penjelasan kepada pihak terkait
mengenai langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasi kelangkaan bahan material tersebut. Mengingat kondisi ini, dinilai sangat berdampak terhadap pelaksanaan berbagai kegiatan fisik di daerah yang belum rampung.
“Kami Pemerintah Desa mendesak Pemerintah Daerah, untuk segera mengatasi persoalan ini, dan kami juga beraharap mendapatkan penjelasan dari pihak terkait mengenai langkah-langkah yang akan diambil sebagai solusi oleh Pemerintah Daerah, mengingat hal ini sangat berdampak terhadap kegiatan fisik di daerah-daerah yang belum rampung, kami sangat berharap pemerintah segera mencari solusi agar kelangkaan material Batu dan Pasir ini segera teratasi,” tambahnya.
“Intinya, kami meminta kepada Dinas terkait memonitoring terhadap ketersediaan bahan matrial sebelum kontrak kerja di mulai,” pungkasnya.











