Peningkatan Kualitas dalam Transformasi Digital, Ditjen PHPT Kementerian ATR/BPN Kembangkan Sistem Pelayanan Pengelolaan PPAT

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Ditjen PHPT) melaksanakan transformasi digital, salah satunya dengan mengembangkan sistem Pelayanan Pengelolaan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Hal ini disampaikan oleh Plh Direktur Pengaturan Tanah Komunal, Hubungan Kelembagaan dan PPAT, Setyo Anggraini dalam kegiatan Peningkatan Kualitas PPAT Gelombang II Tahun 2024 di Royal Kuningan Hotel, Selasa (22/10/2024).

“Sudah ada SK PPAT elektronik, Host to Host Data Notaris yang bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM, juga terkait website pengecekan PPAT dan sedang dalam pengembangan aplikasi monitoring pengaduan PPAT yang terintegrasi dengan aplikasi Mitra Kerja. Semua tujuannya untuk memudahkan tugas PPAT sehingga bisa berakselerasi dengan Kementerian ATR/BPN untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Setyo Anggraini mengatakan, Kementerian ATR/BPN juga telah melakukan berbagai inovasi terkait dengan kemudahan layanan kapada masyarakat di bidang pertanahan, yakni HT-el, Roya, Pengecekan Sertipikat, dan Zona Nilai Tanah (ZNT). Keempat layanan tersebut terbukti mampu mengurangi pelayanan di kantor Pertanahan dan mempermudah pelayanan di daerah.

Dengan demikian, diharapkan PPAT dapat mendukung layanan elektronik tersebut dengan kapasitas dan kualitas pelayanan yang baik. Salah satu upaya untuk mewujudkannya adalah melalui kegiatan yang diadakan kali ini.

“Harapannya adalah agar terwujudnya PPAT yang berkualitas, profesional, dan berintegritas dalam melaksanakan tugas jabatannya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutur Setyo Anggraini.

Hadir dalam pembukaan kegiatan, Kepala Bidang Peraturan Perundang/Undangan Pengurus Pusat Ikatan PPAT (PP IPPAT) mengapresiasi terlaksananya peningkatan kualitas bagi PPAT ini. “Kami bangga dengan rekan-rekan semua yang antusias untuk peningkatan kualitas PPAT. Semoga dua hari ke depan bapak/ibu pada malam hari ini dapat dengan senang dan tekun untuk mengikutinya,” paparnya.

Adapun Peningkatan Kualitas PPAT Gelombang II Tahun 2024 ini diikuti oleh 360 PPAT yang berasal dari 29 provinsi se-Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari yang diisi dengan pre-test, pemaparan materi, dan post-test. Materi yang disampaikan antara lain Hukum Pertanahan, Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah; Layanan Pertanahan Secara Elektronik; Pembinaan dan Pengawasan PPAT dan Peraturan ke-PPAT-an; Kapita Selekta Sengketa Konflik Perkara Pertanahan; Kode Etik PPAT, Prinsip Mengenali Pengguna Jasa; serta Pencegahan Tindak Pidana terkait Profesi PPAT.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Ditjen PHPT Kementerian ATR/BPN; Kasubdit Pengelolaan PPAT Kementerian ATR/BPN selaku Ketua Panitia, David Christian; dan perwakilan Ketua Umum PP IPPAT beserta jajaran.

Editor: Andi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization