RSUD Ade M.Djoen Sintang Terus Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pelayanan

SINTANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade Mohammad Djoen menggelar Rapat evaluasi indikator mutu triwulan satu, Senin 3 Juni 2024. RSUD Ade M. Djoen Kabupaten Sintang merupakan salah satu Rumah Sakit Rujukan yang sudah naik menjadi Type B. Oleh karena itu mutu dan kualitas pelayanan terhadap masyarakat terus ditingkatkan.

Direktur RSUD Ade M. Djoen Dr.M drg. Ridwan Tonni H. Pane, M.KM kepada wartawan mengatakan sesuai tuntutan akreditasi dimana setiap tiga bulan sekali dilakukan evaluasi penilaian mutu, tujuan dari evaluasi tersebut guna memastikan pelayanan sudah sesuai dengan SOP dan peningkatan pelayanan kepada pasien dan masyarakat.

“Secara berkala sesuai tuntutan akreditasi, kita melakukan penilaian mutu, untuk penilaian mutu Rumah Sakit ini kita lakukan sekali dalam tiga bulan. Jadi selama ini selama saya sudah menjadi Direktur berdasarkan hasil penilaian kami setiap tiga bulan sekali tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kita mencapai 80-85%,” tambahnya.

Namun demikian pihaknya terus melakukan pembenahan agar mutu dan kualitas pelayanan terhadap masyarakat semakin meningkat.

“Kalau saya melihat berdasarkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kita di rumah sakit ini sudah diatas setandarlah dimana berdasarkan standar itu tingkat kepuasan harus 75%, namun demikian kami juga terus berbenah memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien dan masyarakat,” tutupnya.

Nunce Sribanon, S.Keb

Sementara itu Nunce Sribanon, S.Keb selaku Skretaris Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) RSUD Ade Mohammad Djoen Sintang, menjelaskan untuk laporan kepada Direktur dari Komite Mutu dilakukan stiap bulan.

“Jadi untuk laporan kami melaporkan kepada Direktur setiap bulannya, sedangkan untuk rapat pemaparannya kita lakukan tiga bulan sekali,” ujari dia.

Ia menyebutkan dari indikator yang dipantau saat ini ada 41 indikator mutu rumah sakit, dari indikator tersebut ada yang sudah tercapai dan ada juga yang belum tercapai.

“Jadi ada 13 mutu nasional sebagai mutu wajib yang berasal dari Kementerian Kesehatan memang diwajibkan, selain kita membuat laporan ini juga kita sampaikan kepada pak Direktur, kepada Dewan pengawas Rumah Sakit dan Kepada Bupati selaku pemilik Rumah Sakit, dan juga ke Dinas Kesehatan,” tambahnya.

Dikatakannya, untuk capaian 13 mutu indikator Nasional selain yang telah disampaikan, setiap tanggal 10 perbulan rumah sakit diwajibkan untuk melaporkan pada aplikasi Simar Kemenkes.

“Jadi disitu bisa dilihat yang sudah tercapai atau belum tercapai. Kemudian ada analisanya kemudian ada tindak lanjut yang dilakukan rumah sakit termasuk untuk menyampaikan indikator mutu nasional,” paparnya.

Selain daripada indikator mutu Nasional pihaknya juga menyampaikan indikator prioritas dan indikator mutu unit. “Kalau untuk indikator mutu unit kita ambil dari standar pelayanan rumah sakit, dan itu kita memantau 1 unit minimal hanya 1 saja,” pungkasnya.

Editor: Andi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization